Sejarah Kuliner Kue Keranjang Dari Awal Hingga Kini

Sejarah Kuliner Kue Keranjang Dari Awal Hingga Kini

Kue Keranjang, atau dalam bahasa Tionghoa disebut “nian gao,” adalah salah satu kue tradisional yang memiliki sejarah yang kaya dan panjang, terutama dalam budaya Tionghoa. Berikut adalah rangkuman sejarah kue keranjang dari awal hingga kini:

  1. Asal Usul: Kue Keranjang memiliki akar yang dalam dalam budaya Tionghoa dan diyakini sudah ada sejak zaman kuno. Kue ini awalnya dianggap sebagai makanan simbolis yang melambangkan kesuksesan, keberuntungan, dan harapan untuk tahun baru Tionghoa.
  2. Makna dan Tradisi: Nama “kue keranjang” berasal dari bentuknya yang bulat dan padat seperti keranjang. Kue ini seringkali dihidangkan selama perayaan Imlek atau Tahun Baru Tionghoa sebagai bagian dari tradisi menghormati leluhur dan mengusir roh jahat.
  3. Bahan dan Pembuatan: Kue Keranjang terbuat dari bahan utama seperti tepung ketan atau tepung beras, gula, dan air. Campuran ini kemudian dikukus hingga matang dan menghasilkan tekstur kenyal dan lembut yang khas. Beberapa varian kue keranjang juga memiliki tambahan bahan seperti kacang merah, kacang hijau, atau wijen untuk memberikan rasa dan tekstur yang beragam.
  4. Pengaruh dan Penyebaran: Selama berabad-abad, kue keranjang tidak hanya populer di Tiongkok tetapi juga menyebar ke berbagai daftar slot sugar rush negara Asia seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Setiap wilayah memiliki varian kue keranjang yang unik sesuai dengan selera dan tradisi lokal.
  5. Kontemporer dan Inovasi: Meskipun kue keranjang tetap dipertahankan dalam bentuk tradisionalnya, banyak juga inovasi modern yang diterapkan pada kue ini. Misalnya, ada varian kue keranjang dengan isian seperti kacang merah, cokelat, atau durian untuk memperkaya pengalaman rasanya.
  6. Masa Kini: Saat ini, kue keranjang tetap menjadi salah satu makanan simbolis yang penting dalam budaya Tionghoa, terutama selama perayaan Imlek. Kue ini juga sering dijadikan oleh-oleh dan dipasarkan secara luas di toko-toko makanan khas Tionghoa di seluruh dunia.

Sejarah kue keranjang mencerminkan bagaimana nilai-nilai budaya dan tradisi tetap bertahan dan dihargai dalam perkembangan kuliner yang terus berubah seiring waktu.