Sejarah Kuliner Odading Dari Awal Hingga Akhir

Sejarah Kuliner Odading Dari Awal Hingga Akhir

Sejarah Kuliner Odading dari Awal Hingga Kini

Odading adalah salah satu jajanan tradisional yang populer di Indonesia, terutama di Jawa Barat. Berikut adalah perjalanan sejarah kuliner odading dari awal hingga kini:

Asal Usul dan Sejarah Awal

  • Asal Usul: Odading berasal dari daerah Jawa Barat, khususnya di kota Bandung. Jajanan ini telah ada sejak zaman kolonial Belanda dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner tradisional Sunda.
  • Nama dan Bahan: Nama “odading” diduga berasal dari frasa dalam bahasa Belanda “Oh, dat ding” yang berarti “Oh, itu benda”. Odading terbuat dari adonan tepung terigu, gula, ragi, dan air yang digoreng hingga mengembang dan berwarna keemasan.

Proses Pembuatan Tradisional

  • Bahan Utama: Bahan dasar odading sangat sederhana, terdiri dari tepung terigu, gula, ragi, air, dan sedikit garam. Adonan ini kemudian dibiarkan mengembang sebelum digoreng dalam minyak panas.
  • Penggorengan: Proses penggorengan dilakukan hingga adonan mengembang dan permukaannya berwarna kecokelatan. Hasilnya adalah kue yang renyah di luar namun lembut di dalam.

Makna Budaya dan Tradisional

  • Kudapan Sehari-hari: Odading telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda. Kue ini biasanya dijual di pasar-pasar tradisional, warung, dan pinggir jalan sebagai camilan pagi atau sore hari.
  • Acara dan Perayaan: Meskipun lebih dikenal sebagai camilan harian, odading juga sering disajikan dalam acara keluarga, perayaan, dan selamatan.

Penyebaran dan Variasi

  • Penyebaran ke Daerah Lain: Seiring waktu, odading menyebar ke berbagai daerah di Indonesia dan dikenal dengan berbagai nama lokal. Meskipun demikian, resep dan cara pembuatannya tetap relatif sama.
  • Variasi Modern: Beberapa inovasi modern pada odading termasuk penambahan isian seperti cokelat, keju, atau bahkan pandan untuk memberikan rasa dan aroma yang berbeda.

Popularitas di Era Modern

  • Kebangkitan di Media Sosial: Popularitas odading meningkat pesat pada tahun 2020 ketika seorang penjual odading di Bandung, Mang Oleh, membuat video promosi yang viral di media sosial. Video tersebut membawa perhatian besar pada jajanan tradisional ini dan meningkatkan penjualan odading di seluruh Indonesia.
  • Penjualan di Kafe dan Restoran: Selain dijual sugar rush slot login di pasar tradisional dan warung, odading kini juga mulai ditemukan di kafe dan restoran modern sebagai bagian dari menu sarapan atau camilan.

Odading dalam Budaya Populer

  • Ikon Kuliner: Berkat viralnya video promosi Mang Oleh, odading menjadi ikon kuliner yang dikenal luas. Banyak orang yang tertarik untuk mencoba dan membuat sendiri odading di rumah.
  • Produk Oleh-oleh: Odading juga sering dijadikan oleh-oleh khas dari Bandung, menjadikannya bagian penting dari industri pariwisata kuliner di Jawa Barat.

Citra dan Warisan Kuliner

  • Warisan Kuliner: Odading diakui sebagai bagian dari warisan kuliner Indonesia yang perlu dilestarikan. Kue ini tidak hanya disukai karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena makna budaya dan sejarah panjang yang dimilikinya.
  • Promosi Kuliner Tradisional: Upaya promosi kuliner tradisional seperti odading terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk komunitas kuliner dan pemerintah daerah, untuk memastikan generasi muda tetap mengenal dan mencintai jajanan ini.

Odading, dengan rasa manis dan teksturnya yang lembut di dalam namun renyah di luar, tetap menjadi salah satu jajanan favorit di Indonesia. Dari pasar tradisional hingga kafe modern, odading menunjukkan daya tariknya yang abadi dan kekayaan budaya yang melekat pada setiap gigitannya.